Untuk orang
yang selalu ku sebut namanya dalam Doa..
Kenapa aku
memilihmu? Mengapa juga aku begitu yakin kau bisa jadi laki-laki yang terbaik
untuk ku..
Aku tahu,
semua jawaban yang ingin kau dengar pasti akan terasa begitu familiar.
Dari
pertama kali aku mengenalmu di tahun 2014, ku kira kamu kakak tingkat di
kampusku yang saat itu aku sedang menimba ilmu, karena aku lihat rambutmu Gondrong, sedangkan saat itu MABA
(Mahasiswa Baru) semua berambut pelontos (botak).
Kamu dengan
pakaian yang sederhana, memakai baju kemeja kotak-kotak setiap harinya, masuk
kekelas dan selalu duduk di belakang dengan beberapa teman laki-laki mu..
Yang saat
itu aku sudah mengenal semua isi kelas dan teman-teman baruku, tapi kamu hanya
berdua dengan teman mu. Awal dari aku mengenalmu adalah ketika aku dan
teman-teman ku mengajak mu untuk satu kelompok mengerjakan tugas perkuliahan
bersama. Yaahh, aku tidak menyangka dari awalku mengenalmu sampai saat ini kau
masih tetap jadi sosok yang sama, yang suka merokok, baik dan tidak manja dan
sederhana.
Jujur saja,
aku yang sudah punya pasangan nan jauh saat itu merasa jika memang kamu adalah
sosok laki-laki yang lembut, baik dan apa adanya, karena saat itu aku merasa
kamu pantas di jadikan teman dekat, teman untuk mendengar semua keluh kesahku
dan keluh kesahmu ; walaupun kebanyakan keluh kesahku
Aku merasa
saat itu hubungan ku dengan pacarku yang jauh disana sedang tidak baik-baik
saja, maklum aku tidak terlalu percaya dengan pacaran jarak jauh atau biasa
orang-orang menyebutnya LDR (long
distance relationship). Karena memang untuk LDR aku dan dia harus
berkomitmen untuk komunikasi dan kejujuran itu penting.
Tapi
ternyata aku harus lebih belajar bersabar mungkin, karena berapa kalipun aku
bertahan disini, Dia yang disana tetap menjatuhkan aku berkali-kali sampai pada
suatu titik aku mulai capek dan berhenti. Itu hubunganku dulu..
Bukan
perkara aku dengan yang terdahulu itu dirusak olehmu, bukan. Aku sudah memilih,
karena sebelum kamu hadir ternyata memang aku tidak bisa percaya dengan LDR
karena komunikasi ku tidak berjalan mulus dengannya. Kebetulan juga kamu ada
dalam waktu yang tepat, benarkah seperti itu?
Ahh rasanya
jika membahas masalu tidak akan ada habisnya, kamu tahu kan aku tidak suka
membahas masalalu, sudah cukup sampai disini saja aku membahas nya.
Kurang
lebih 7 tahun aku mengenalmu dan sampai saat ini kamu yang berada disampingku,
terimakasih mas karena mu aku bisa kuat dengan kejadian di tahun 2016 dimana
orang yang sangat aku sayangi didunia ini selain ibuku telah berpulang ke
Rahmatullah, Iya Bapak tercintaku di panggil Tuhan, ternyata Allah lebih
mencintai nya dibandingkan aku dan keluargaku. Aku pernah dengar Orang baik akan di panggil Tuhan terlebih
dahulu, semoga Bapak termasuk dalam golongan orang yang baik dan sholeh
ditempatkan di Surganya Allah. Mari kita Aminkan..
Selama aku
mengalmu dan selama 6 tahun jadi perempuan yang paling dekat denganmu selain
ibu dan saudara perempuanmu, aku tahu kamu adalah laki-laki yang baik,
bertanggung jawab dan sangat menyayangi ibu mu. Kamu tau? Apa yang paling aku
suka dari kamu, aku kagum tidak semua Kakak cowok dekat dengan adik
perempuannya yaa sepertiku, aku tidak dekat dengan kakak laki-laki ku ; kalau
ditanya kenapa aku pun tidak tahu alasannya. Mungkin karena memang umur kami
terpaut jauh. Bukan Cuma itu, kamu juga mengajarkan aku arti kesederhaan dan
berbagi. Pada dasarnya aku memang orang yang sederhana, karena aku tak punya
apa-apa yang harus aku pamerkan atau banggakan.
Hey Mas,
aku selalu suka kamu apa adanya, kamu yang tidak pernah bergantung dengan semua
kemewahan yang orangtuamu punya, kamu yang selalu bekerja keras demi apa yang
kamu mau, kamu yang sayang dengan keluargamu, kamu yang selalu bisa menerima
kekuranganku dan menerima keluarga ku, kamu yang selalu baik untuk
teman-temanmu walaupun kamu tahu mereka kadang bukan teman yang baik.
Aku suka
semua cara mu yang membuatku bahagia dengan cara yang sederhana.
Kamu perlu
tahu, aku tidak pernah mengharapkan apa-apa dari apa yang kamu punya, tidak pernah
mengharapkan kamu untuk menjadi seperti orangtuamu. Kamu tahu apa yang
membuatku yakin dengan mu? Karena kamu laki-laki yang lembut, sabar dan
penyayang. Kamu juga sangat bertanggung jawab dan pekerja keras.
Aku Cuma
mau bilang, jika nanti kamu memilihku untuk jadi yang terkahir di hidupmu, ayo
sama-sama kita berjuang untuk keluarga kecil kita nanti, berjuang dengan
kemampuan kita masing-masing, berjuang dari nol sampai semua apa yang aku dan
kamu harapkan terwujud. Aminnn..
Dan perlu
kamu tahu, aku bukan perempuan yang menyukai kemewahan. Aku hanya perempuan
yang sederhana yang punya banyak mimpi dengan usahaku sendiri
Dari aku perempuan yang selalu mengaharapkan kamu tujuan terakhirku..