Sabtu, 16 Januari 2021

Sebuah Jawaban

Untuk orang yang selalu ku sebut namanya dalam Doa..

 

Kenapa aku memilihmu? Mengapa juga aku begitu yakin kau bisa jadi laki-laki yang terbaik untuk ku..

Aku tahu, semua jawaban yang ingin kau dengar pasti akan terasa begitu familiar.

Dari pertama kali aku mengenalmu di tahun 2014, ku kira kamu kakak tingkat di kampusku yang saat itu aku sedang menimba ilmu, karena aku lihat rambutmu Gondrong, sedangkan saat itu MABA (Mahasiswa Baru) semua berambut pelontos (botak).

Kamu dengan pakaian yang sederhana, memakai baju kemeja kotak-kotak setiap harinya, masuk kekelas dan selalu duduk di belakang dengan beberapa teman laki-laki mu..

Yang saat itu aku sudah mengenal semua isi kelas dan teman-teman baruku, tapi kamu hanya berdua dengan teman mu. Awal dari aku mengenalmu adalah ketika aku dan teman-teman ku mengajak mu untuk satu kelompok mengerjakan tugas perkuliahan bersama. Yaahh, aku tidak menyangka dari awalku mengenalmu sampai saat ini kau masih tetap jadi sosok yang sama, yang suka merokok, baik dan tidak manja dan sederhana.

Jujur saja, aku yang sudah punya pasangan nan jauh saat itu merasa jika memang kamu adalah sosok laki-laki yang lembut, baik dan apa adanya, karena saat itu aku merasa kamu pantas di jadikan teman dekat, teman untuk mendengar semua keluh kesahku dan keluh kesahmu ; walaupun kebanyakan keluh kesahku

Aku merasa saat itu hubungan ku dengan pacarku yang jauh disana sedang tidak baik-baik saja, maklum aku tidak terlalu percaya dengan pacaran jarak jauh atau biasa orang-orang menyebutnya LDR (long distance relationship). Karena memang untuk LDR aku dan dia harus berkomitmen untuk komunikasi dan kejujuran itu penting.

Tapi ternyata aku harus lebih belajar bersabar mungkin, karena berapa kalipun aku bertahan disini, Dia yang disana tetap menjatuhkan aku berkali-kali sampai pada suatu titik aku mulai capek dan berhenti. Itu hubunganku dulu.. 

Bukan perkara aku dengan yang terdahulu itu dirusak olehmu, bukan. Aku sudah memilih, karena sebelum kamu hadir ternyata memang aku tidak bisa percaya dengan LDR karena komunikasi ku tidak berjalan mulus dengannya. Kebetulan juga kamu ada dalam waktu yang tepat, benarkah seperti itu?

Ahh rasanya jika membahas masalu tidak akan ada habisnya, kamu tahu kan aku tidak suka membahas masalalu, sudah cukup sampai disini saja aku membahas nya.

Kurang lebih 7 tahun aku mengenalmu dan sampai saat ini kamu yang berada disampingku, terimakasih mas karena mu aku bisa kuat dengan kejadian di tahun 2016 dimana orang yang sangat aku sayangi didunia ini selain ibuku telah berpulang ke Rahmatullah, Iya Bapak tercintaku di panggil Tuhan, ternyata Allah lebih mencintai nya dibandingkan aku dan keluargaku. Aku pernah dengar Orang baik akan di panggil Tuhan terlebih dahulu, semoga Bapak termasuk dalam golongan orang yang baik dan sholeh ditempatkan di Surganya Allah. Mari kita Aminkan..

Selama aku mengalmu dan selama 6 tahun jadi perempuan yang paling dekat denganmu selain ibu dan saudara perempuanmu, aku tahu kamu adalah laki-laki yang baik, bertanggung jawab dan sangat menyayangi ibu mu. Kamu tau? Apa yang paling aku suka dari kamu, aku kagum tidak semua Kakak cowok dekat dengan adik perempuannya yaa sepertiku, aku tidak dekat dengan kakak laki-laki ku ; kalau ditanya kenapa aku pun tidak tahu alasannya. Mungkin karena memang umur kami terpaut jauh. Bukan Cuma itu, kamu juga mengajarkan aku arti kesederhaan dan berbagi. Pada dasarnya aku memang orang yang sederhana, karena aku tak punya apa-apa yang harus aku pamerkan atau banggakan.

Hey Mas, aku selalu suka kamu apa adanya, kamu yang tidak pernah bergantung dengan semua kemewahan yang orangtuamu punya, kamu yang selalu bekerja keras demi apa yang kamu mau, kamu yang sayang dengan keluargamu, kamu yang selalu bisa menerima kekuranganku dan menerima keluarga ku, kamu yang selalu baik untuk teman-temanmu walaupun kamu tahu mereka kadang bukan teman yang baik.

Aku suka semua cara mu yang membuatku bahagia dengan cara yang sederhana.

Kamu perlu tahu, aku tidak pernah mengharapkan apa-apa dari apa yang kamu punya, tidak pernah mengharapkan kamu untuk menjadi seperti orangtuamu. Kamu tahu apa yang membuatku yakin dengan mu? Karena kamu laki-laki yang lembut, sabar dan penyayang. Kamu juga sangat bertanggung jawab dan pekerja keras.

Aku Cuma mau bilang, jika nanti kamu memilihku untuk jadi yang terkahir di hidupmu, ayo sama-sama kita berjuang untuk keluarga kecil kita nanti, berjuang dengan kemampuan kita masing-masing, berjuang dari nol sampai semua apa yang aku dan kamu harapkan terwujud. Aminnn..

Dan perlu kamu tahu, aku bukan perempuan yang menyukai kemewahan. Aku hanya perempuan yang sederhana yang punya banyak mimpi dengan usahaku sendiri


                                                                Dari aku perempuan yang selalu mengaharapkan kamu tujuan terakhirku..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Baru-baru ini

Sebuah Jawaban

Untuk orang yang selalu ku sebut namanya dalam Doa..   Kenapa aku memilihmu? Mengapa juga aku begitu yakin kau bisa jadi laki-laki yang ...